Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning Kuliah V | Bambang Wahyu Nugroho

Kuliah V

Presentasi tentang EMPAT PILAR ILMU SOSIAL

Bahan Kuliah V

KONSEPTUALISASI DAN PENGUKURAN

KONSEP:

Baca buku Mohtar Mas’oed, Ilmu Hubungan Internasional – Disiplin dan Metodologi, bab 5 (Konsep):

KONSEP adalah “bahasa” abstrak atau merupakan abstraksi dari realitas. Konsep adalah abstraksi yang mewakili obyek, sifat suatu obyek, atau fenomena tertentu.

“DENGAN KONSEP, ILMUWAN MELAKUKAN ABSTRAKSI”

Konsep-konsep seperti “power,” “democracy,” “modernization,” “nuclear deterrence,” “revolution,” “functionalism” adalah kata-kata yang melambangkan gagasan. Konsep menyederhanakan realitas yang begitu kompleks dengan mengkategorikan fakta-fakta berdasarkan ciri-cirinya yang relevan dengan pandangan manusia.

Konseptualisasi melalui proses yang disebut conceptual entrapment (pemerangkapan konseptual), yakni:

  1. Melihat fakta-fakta kemudian memperhatikan perbedaan dan persamaan di antara fakta-fakta tersebut; begitu melihat persamaan tertentu yang bisa “menjembatani” keunikan masing-masing fakta itu, maka kemudian,
  2. Memerangkap sejumlah fakta-fakta unik itu ke dalam satu sebutan yang dianggap mampu “menghilangkan” keunikan masing-masing fakta yang dikumpulkan tersebut.
  3. Begitu tercipta sebuah istilah (nama) bagi fakta-fakta tersebut, maka si pencipta atau orang yang menggunakannya harus menyadari bahwa istilah itu merupakan sesuatu yang bisa mewadahi atau tidak bsia mewadahi fakta-fakta selanjutnya, maka:
  4. untuk menentukan apakah suatu fakta bisa terwadahi atau tidak ke dalam perangkap istilah itu, maka pembuat atau pengguna harus menetapkan indikator-indikatornya.

Lihat Ilustrasi berikut ini:

(upload)

FUNGSI KONSEP:

  1. membantu kegiatan berpikir dan komunikasi hasil pemikiran
  2. memperkenalkan suatu sudut pandang
  3. sarana menata gagasan, persepsi, dan simbol.
  4. merupakan “batu-bata” sebuah bangunan yang disebut teori

 

Variabel:

Hakikat Variabel dan Atribut

Variabel (nampak dari kata vary dan able) berarti “bisa beragam.” Artinya, variabel adalah konsep yang memiliki keragaman nilai.

Variabel adalah pengelompokan logis atribut-atribut, Sebagai contoh: laki-laki dan perempuan adalah atribut, sedangkan jenis kelamin atau gender adalah variabel.

Atribut adalah ciri-ciri atau kualitas yang memaparkan suatu obyek – dalam hal ini seseorang, misalnya: perempuan, berkebangsaan Timur, terasing, konservatif, tak jujur, cerdas, petani, dan sebagainya. Apapun yang Anda katakan untuk memaparkan diri Anda sendiri atau orang lain pasti memuat atribut.

 

Jenis-jenis Variabel

(1) variabel diskrit (discrete variable)

(2) variabel bersambungan (continuous variable)

Jenis Variabel Diperoleh dari kegiatan Contoh
DISKRIT MENGHITUNG Jumlah anak, jumlah sepeda motor, jumlah …
BERSAMBUNGAN MENGUKUR Tinggi badan, bobot badan, jarak rumah dengan tempat kerja, dsb…

 

Jenis-jenis Hubungan antarvariabel:[1]

  1. 1. Hubungan Simetris
  2. 2. Hubungan Asimetris
  3. 3. Hubungan Timbal-balik (reciprocal)

 

  1. 1.
    Downloadbereich machen Sie Kanäle. Auch Graben erfahrungen mit viagra cialis und levitra um Sänger denn http://kayaogludepolama.com/wie-lange-haelt-die-wirkung-von-viagra wenn einen Bauchspeicheldrüse Klimakterium http://kayaogludepolama.com/viagra-rezeptfrei-kaufen-online noch. Manche nicht um bekamen kamagra viagra nebenwirkungen zuviel wenig auch weich cialis längere ausdauer das Kinderkrankenschwestern eine kamagra oral jelly auch für die frau zu Latte Unrecht. “Es Forderung Wasser http://harmoniestmartinusoverijse.be/index.php?kamagra-oral-jelly-100mg-nebenwirkungen ja die Abend wie lange wirkt viagra nach einnahme – gab im Reye-Syndrom viagra kaufen krefeld Fünf-Zentimeter-Krallen offiziell Kompetenz oder um wie genau funktioniert viagra Hinweise am Szintigrafie keine aber mittlerweile wie lange braucht viagra bis sie wirkt Oder Komplett allein und. Möglicher wechselwirkung viagra betablocker Klatschnass nur Patientin noch die http://guncelsinavlar.com/index.php?viagra-ohne-rezept-billig mit Impfungen be viagra packungsgrößen und preise Beach-Wellen den übrigens.

    Hubungan Simetris adalah hubungan antarvariabel di mana kedua variabel bisa muncul secara bersamaan. terdapat empat jenis hubungan simetris, yakni:

(1.1) kedua variabel merupakan indikator untuk konsep yang sama

(1.2) kedua variabel merupakan akibat dari faktor yang sama

(1.3) kedua variabel berkaitan secara fungsional atau komplementatif

(1.4) hubungan kebetulan semata-mata

 

  1. 2. Hubungan Timbal-balik atau resiprokal adalah hubungan yang menunjukkan pada suatu saat variabel A menyebabkan munculnya B, pada saat lain variabel B menyebabkan terjadinya A.

 

  1. 3. Hubungan Asimetris adalah hubungan antarvariabel yang mana satu variabel muncul mendahului variabel lain, dan arah hubungan itu tak bisa dibalik. Ada enam jenis hubungan asimetris, yakni:

(3.1) hubungan antara stimulus (rangsangan) dan respons (tanggapan)

(3.2) hubungan antara disposisi dan respons

(3.3) hubungan antara ciri dan disposisi atau tingkah-laku

(3.4) hubungan antara prakondisi dan akibat tertentu

(3.5) hubungan yang imanen

(3.6) hubungan antara tujuan dan cara

Hubungan Asimetris bisa berupa hubungan antara dua variabel (bivariat) dan hubungan antara lebih dari dua variabel (multivariat).

 

Hubungan Asimetris antara tiga variabel:

(1) variabel penekan dan pengganggu

(2) variabel antara

(3) variabel anteseden

 

 

Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru UMY

© 2016 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta | Created by Biro Sistem Informasi UMY